x-pal's Blog

Just another WordPress.com weblog

Hacking Wireless I: Membobol MAC Address Filtering:

Membobol MAC Address Filtering:

  1. Jalankan Live CD Distro Linux BackTrack2, masukkan username “root”, lalu masukkan password “toor”.

  1. Setelah muncul prompt, ketikkan “startx”.

  1. Setelah muncul desktop environment KDE, klik tombol “K” (di pojok kiri bawah). Pilih BackTrack Radio Network Analysis -> 80211 Analyser Kismet.

  1. Lalu muncul window “Select Network Device”, pilih “wifi0”. Klik “OK”.

  1. Muncul tampilan Kismet, secara otomatis Kismet akan mencari wireless client yang sedang aktif. Bila ditemukan wireless client yang aktif tetapi tidak terhubung dengan jaringan, maka akan muncul pesan “ALERT: Suspicious client 00:02:6F:37:08:20 – probing networks but never participating.”

  1. Bila Kismet berhasil menemukan Access Point yang aktif, maka akan muncul pesan “Found IP 192.168.2.1 for slamet::00:0E:2E:C2:2C:0E via ARP”.

Keterangan:

slamet -> nama SSID

  1. Tutup Kismet, lalu buka console untuk menjalankan tools scanning yang lain, yakni airodump.

Keterangan:

Bila kita menggunakan program scanning yang lain, biasanya program pertama akan membuat driver wireless kita “rusak”. Untuk dapat digunakan pada program yang kedua, kita perlu memperbaiki driver tersebut (dimatikan lalu dihidupkan kembali).

  1. Cara memperbaiki driver, ketik:

#airmon-ng -> untuk mengecek interface yang tersedia.

Matikan driver “ath0” dan “ath1” dengan mengetik:

#airmon-ng stop ath0

#airmon-ng stop ath1 -> bila interface ath1 ada.

  1. Mengaktifkan driver yang baru, ketik:

#airmon-ng start wifi0

  1. Bila diketikkan perintah #iwconfig , maka muncul informasi “ath0” sudah aktif dengan Mode=Monitor.

  1. Berikutnya, ketik #airodump-ng ath0

  1. Dengan demikian maka kesimpulan bahwa dengan airodump mendapatkan hasil scanning MAC Address Client yang lebih cepat dibandingkan dengan menggunakan Kismet. Tetapi Client IP Address tidak bisa didapatkan, kecuali menggunakan Kismet.

  1. Kita juga dapat menggunakan program K-MAC(atau anda bisa merubah MAC Address melalui regedit) yang di-install pada windows untuk merubah MAC-Address Wireless kita menjadi MAC-Address salah satu client yang terdaftar pada MAC Address Filtering.

  1. Yang perlu dilakukan adalah mencari informasi MAC-Address client dengan mengunakan Kismet atau airodump, catat MAC-Address tersebut, lalu jalankan K-MAC di windows dan ubah MAC-Addressnya.

  2. Setelah restart komputer/laptop anda, dan mulai berinternet gratis deh……..

By Destana Dwi Maulidani & Wilis

Juni 12, 2009 Posted by | Uncategorized | Tinggalkan komentar

CARA MEMBOBOL WIRELESS

PENYUSUPAN & SERANGAN DI JARINGAN WIRELESS

25 05 2008

Penggunaan
Wireless LAN (WLAN) yang sering digunakan setiap waktu mulai dari bandara,
restoran, café-café, ataupun personal di rumah-rumah menandakan betapa
pertumbuhan infrastruktur jaringan wireless ini sangat cepat menyebar, yang
mana bidang bisnis dibidang ini khususnya menjual akses bandwith internet/data
sangat dirasakan faedahnya. Seperti halnya bisnis proteksi system kemanan pada
PC dan internet, yang harus di pahami oleh para penyedia layanan tersebut bahwa
wireless juga memiliki resiko-resiko kemanan walaupun mereka menyediakan
produktivitas ataupun mobilitas.

Sistem keamanan
di jaringan wireless sebenarnya sangat rentan disusupi oleh attacker
(penyerang) atau hacker yang turut meramaikan trafik jaringan wireless target
dan bahkan sifatnya bisa merusak, seperti mencuri data, mengobrak-abrik system
keamanan, merusak konfigurasi system dan yang sekarang ini lagi tren karena
semakin berjamurnya Access Point oleh penyedia internet (ISP) yaitu dengan cara
numpang bandwith untuk mendapatkan akses internet gratis dengan menembus system
keamanan jaringan wireless AP tersebut. Pertanyaannya, maukah anda menjadi
target oleh hacker atau attacker tersebut, tentulah jawabannya “tidak”., untuk
itu perlu mengetahui apa yang menjadi celah sehingga system keamanan jaringan
wireless bisa di susupi dan bahkan diserang serta dihancur leburkan.

Sebelum
mengetahui apa yang harus dilakukan untuk mengantisipasi penyusupan/serangan
terhadap jaringan wireless, sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu hal-hal
mengapa wireless bisa sedemikian bisa terancam, karena beberapa pengguna
wireless tidak bisa membayangkan jenis bahaya apa yang sedang menghampiri
mereka saat sedang berasosiasi dengan Wireless Access point (WAP) seperti
pancaran sinyal WLAN dapat dimasuki penyusup dan serangan juga berasal dari
segala arah yang mengalir melalui gelombang radio.

Berikut
jenis-jenis ancaman wireless yang dapat menjadi ancaman di jaringan wireless,
diantaranya :


Sniffing to Eavesdrop

Packet yang merupakan
data seperti Akses HTTP, Email dll, yang melewati transmisi wireless gelombang
dapat dengan mudah juga ditangkap dan dianalisa oleh attacker dengan
menggunakan aplikasi “Packet Sniffer”


Deniel Of service attack

Serangan jenis
ini yaitu dengan membanjiri/flooding yang mengakibatkan sinyal wireless
berbenturan dan menghasilkan packet-packet yang rusak.

– Man
in the middle attack

Peningkatan
kemanan dengan teknik enkipsi dan authentikasi, sebenarnya masih juga bisa
ditembus dengan cara mencari kelemahan operasi protocol jaringan. Salah satunya
dengan mengeksploitasi protocol address resolution protocol (ARP) pada TCP/IP
sehingga hakcer yang cerdik dapat mengambil alih jaringan wireless tersebut,
hal inilah dikenal dengan nama “Man in the Midle Attack”


Rogue/Unauthorized Access Point

Rogue AP ini
merupakan ancaman karena adanya AP liar yang dipasang oleh orang yang ingin
Menyebarkan/memancarkan lagi tranmisi wireless dengan cara illegal/tanpa izin,
yang menyebabkan penyerang dapat menyusup di jaringan melalui AP rogue ini.


Access Point yang dikonfigurasi tidak benar

Hal ini sangat
banyak terjadi karena kurangnya pemahaman dalam mengkonfigurasi system keamanan
AP.

Kegiatan yang
mengancam keamanan jaringan wireless tersebut di atas dilakukan dengan cara-cara
yang dikenal dengan nama Warchalking, WarDriving, WarFlying, WarSpamming,
WarSpying dll. Banyaknya Access Point/Base Station yang dibangun khususnya di
ibukota Jakarta atau kota besar lainnya yang seiring dengan mulai murahnya
biaya berlangganan koneksi internet maka kegiatan-kegiatan hacking ytersebut di
atas, biasa diterapkan untuk mendapatkan akses internet secara illegal yang
tentunya tanpa perlu membayar alias gratis…tis…tis….

Gambar simbol
Warchalking

Kelemahan-kelemahan protokol di jaringan
wireless

Kelemahan-kelamahan
dari sifat jaringan wireless, sebenarnya tidak terlepas juga dari
kelemahan-kelemahan berbagai macam protocol yang dimilikinya. Antar lain

1.
EAPOL (Extensible Authentication Protocol)

EAPOL merupakan
salah jenis protokol umum untuk Authentikasi wireless dan Point-to-Point
connections yang mencakup metode EAP-MD5, EAP-TLS, EAP-SIM, EAP-TTLS, LEAP, PEAP.
Bagaimana proses terjadinya hubungan komunikasi antara client dan hotspot ?,
saat client yang resmi mengirimkan paket ke AP, maka AP menerima lalu
memberikan responnya, hal itu terjadi karena AP telah mengidentifikasi client
resmi tersebut atau AP telah melakukan proses pembuktian identitas (otorisasi).
Dari protokol EAPOL tersebut terdapat celah yang dapat digunakan untuk
mendapatkan nilai authentikasi tersebut (Handshake). Namun nilai authentikasi
tersebut hanya terdapat saat-saat awal terjadinya komunikasi client resmi
dengan AP, selanjutnya jika sudah terhubung protokol EAPOL tidak akan muncul
lagi kecuali muncul saat 10ribu paket berikutnya.

Jika seorang
hacker yang jeli maka dengan mudah memanfaatkan protokol tersebut dapat
secepatnya membuat EAPOL muncul dengan cara EAPOL Attack, EAPOL Attack??
Bagaimana cara melakukannya? Yaitu dengan mengirim/injection paket EAPOL yang
telah dispoofing berisikan spoofing alamat SSID yang diselaraskan menyangkut
Mac Addres dan Ip addres source/destination. Ketika Client resmi mengirimkan
paket EAPOL agar mendapat respon ke AP dengan mengatakan “nih saya client resmi
dan ini ID card saya, apakah saya diperbolehkan masuk ?” Selanjutnya AP
memerika ID card client, dengan mengatakan ID Card kamu Valid dan diberilah nomor
masuk keruangan, silahkan anda masuk. Nah …client attacker dengan jelinya
memanfaatkan kelemahan protokol tersebut dengan membuat ID Card Palsu agar juga
dibolehkan masuk oleh AP dan mendapatkan nomor untuk memasuki ruangan yang
sama.

2.
Manajemen Beacon

Manajemen
Beacon merupakan salah satu jenis protokol yang digunakan Setiap AP untuk
memancarkan sinyal RF yang digunakan untuk mengabarkan keberadaan AP tersebut.
Jika anda melakukan capture protokol beacon dan mendecodekannya akan
mendapatkan bahwa manajemen beacon dalam setiap transmision ratenya mengirimkan
sejumlah informasi seperti SSID, Jenis Enkripsi, Channel, Mac Address, dan
lain-lain.

kelemahan yang
dapat dimanfaatkan dari jenis protokol ini yaitu sebuah client attacker akan
menangkap sebuah packet management beacon yang dipancarkan oleh AP, yang
selanjutnya client attacker akan memancarkan kembali packet management beacon
tersebut, biasanya beacon yang dipancarkan oleh AP intervalnya 100ms, kalau
client attacker menangkap beacon AP lalu memancarkan beacon tersebut kembali
maka akan terjadi 2 beacon yang sama, yang dikirimkan dari source yang berbeda
namun berisikan informasi yang sama, artinya juga ada dua AP yang sama
berisikan informasi SSID, Mac Address, yang sama. Apa yang berlaku jika hal ini
terjadi ?, yang akan terjadi adalah seluruh client tidak dapat berkomunikasi
dengan AP , dalam hal ini jika AP memancarkan beacon 100ms dan Client/AP
attacker juga memancarkan management beacon dengan melakukan pengiriman yang
beacon yang sama, maka akan menyebabkan AP tidak dapat lagi berkomunikasi
dengan client-clientnya, kecuali attacker menghentikan mengirimkan sejumlah
beacon tersebut.

4.
De-authentication/DisAssociation Protocol

Istilah yang
biasa digunakan untuk memanfaatkan celah protokol ini biasanya disebut dengan
De-authentication Broadcast Attack, merupakan jenis serangan dengan cara
membanjiri WLAN dengan De-authentication packet sehingga mengacaukan wireless
service client, tools yang sangat terkenal dalam melakukan jenis serangan ini
seperti WLAN Jack, Void11, Hunter Killer, Air Jack dan semuanya cuma berjalan
di system operasi Linux misalnya Varian Linux yang bernama AUDITOR.


Gambar template packet format De-Authentication attack pada CommView
yang siap melakukan Flood De-Authentication Packets.

Salah satu
software yang dapat melakukan jenis serangan De-authentication Broadcast Attack
yang dapat dijalankan di system operasi windows yaitu CommView for Wifi.

Serangan jenis
ini merupakan suatu jenis serangan yang juga paling berbahaya. Dengan serangan
ini akan membuat disconnect/terputusnya koneksi client target target atau
seluruh client yang berasosiasi dengan base station karena attacker melakukan
permintaan pemutusan koneksi yang langsung direspon oleh AP, coba bayangkan
kalau seandainya anda mempunyai perusahaan ISP betapa terpukulnya anda dan
teknisi jaringan anda, karena adanya complain dari seluruh pelanggan-pelanggan
mengenai putusnya/disconnect seluruh jaringan client. Kejadian ini tentu
mengakibatkan mimpi buruk and yang membuat citra perusahaan menjadi buruk dan
dapat kehilangan pelanggan. Jahatnya serangan ini jika dijalankan terus menerus
maka selamanya client tidak akan bisa berasosiasi kembali dengan base station,
Dan serangan ini juga tidak dapat dicegah, yah……. satu-satunya cara menunggu
penyerang menghentikan serangannya, mimpi buruk bukan. Ihhhh……takut…..

Gambar salah satu feature CommView dalam
melakukan Deauthentication Packets

Gambar Attacker dalam melakukan Serangan
Deauthentication Packet

5.
Sinyal RF Jamming

Sinyal RF
merupakan gelombang elektromagnetik yang dipergunakan untuk saling bertukar
informasi melalui udara dari satu node ke node lainnya. Sinyal RF sangat banyak
digunakan untuk sekarang ini seperti memancarkan gelombang radio FM dan video
pada televisi dan pada akhirnya digunakan juga untuk sebagai sarana pengiriman
data melalui jaringan nirkabel.

Bagaimana
memanfaatkan kelemahan sinyal RF tersebut ?. Sinyal RF memiliki kelebihan yang
juga tentunya memiliki kelemahan seperti sifat sinyal RF yang mudah terganggu
oleh sistem yang berbasis RF external lainnya seperti cordless phone,
microwave, dan perangkat-perangkat bluetooth, dan lain-lain. Saat device
tersebut digunakan secara bersamaan maka perfoma jaringan nirkabel akan dapat
menurun secara signifikan karena adanya persaingan dalam penggunaan medium yang
sama. Yang pada akhirnya karena gangguan tersebut dapat menyebabkan error pada
bit-bit informasi yang sedang dikirim menyebabkan retransmisi dan penundaan
bagi pengguna.

Kasus yang
terjadi di Tanah air seperti yang pernah terjadi di daerah jogjakarta, maraknya
warnet dan pelanggan internet berbasis nirkabel, sehingga banyak bermunculan
ISP yang tak berizin (sewaktu saluran 2,4GHz masih belum bebas) untuk meraup
keuntungan dari bisnis di usaha tersebut, hal inilah yang meyebabkan ISP
resmi/berijin melakukan protes yang menyebabkan petugas berwenang secara arogan
melakukan sweeping, untuk menertibkan ISP liar ini. Akibat yang ditimbulkan
dari sweepeing ini yaitu lumpuhnya sebagian akese internet nirkabel di jogja,
sehingga diduga adanya aksi balas dendam dengan melakukan serangan Sinyal RF
jamming karena hampir seluruh sinyal ISP Nirkabel menjadi berantakan/ hancur
lebur.

Dengan adanya
serangan RF jamming yang menyebabkan berantakannya sinyal yang dipancarkan AP,
yang akan menjadi celah seperti yang sudah saya jelaskan pada serangan lainnya.
Serangan RF Jamming ini termasuk dalam kejadian interferensi di jaringan
wireless.

6.
Manajemen Probe-Request

Pada saat
client pertama kali berusaha untuk mengkoneksikan dirinya dengan meminta kepada
AP, maka AP melakukan Probe-Respond untuk memeriksa permintaan client tersebut
apakah dibolehkan untuk memasuki kejaringan wireless tersebut. Celah yang dapat
digunakan attacker dengan melakukan manipulasi paket Probe-request dan
selanjutnya melakukan permintaan probe-request, coba anda bayangkan kalau
seandainya permintaan dilakukan dengan mengirimkan permintaan
sebanyak-banyaknya misalnya 500 paket dalam 1 detik, maka akan meyebabkan AP
tidak akan mampu merespon paket yang begitu banyak, yang artinya AP tidak
sanggup lagi berkomunikasi dengan client yang lainnya. Bukankah ini juga
tergolong serangan Daniel of Service yang akan membuat Access point menjadi
puyeng atau lumpuh.

Teknik
Keamanan Jaringan Wireless dan Ancamannya

Penerapan
system kemanan dijaringan wireless ada beberapa diantaranya :

1.
Teknik Enkripsi

Salah satu
metode enkripsi yang juga menyediakan metode authentikasi yang digunakan untuk
mengamankan jaringan wireless adalah dengan Metode “Wired Equivalent Privacy
(WEP)” yang di implementasikan pada Mac Layer yang mana WEP Key bersifat statik
dan dalam prosesnya key rahasia yang dibagi pakai dan diberikan oleh pengguna
pada pemancar pengirim dengan 24bit Initialization Vector (IVs), WEP menginput
hasil daftar key ke dalam generator angka random sehingga menghasilkan stream
key yang sama dengan panjang payload frame ditambah 32bit Integrity check Value
(ICV). WEP mencakup IVs yang bersih sampai beberapa byte yang pertama pada
bagian frame. Nah dengan hanya 24 bit itulah WEP akhirnya menggunakan IVs yang
sama untuk paket data yang berbeda. Jenis Enkripsi ini sangat banyak diterapkan
dibandingkan dengan jenis enkripsi yang lainnya, padahal jenis enkripsi ini
merupakan jenis enkripsi yang paling tidak aman. karena WEP menggunakan
enkripsi yang sifatnya statis sehingga dengan software seperti Airsnort,
WepCrack, WepLab, dll seperti dibuktikan oleh saya sendiri, di contohkan pada
gambar ini.

Gambar Wep Enkripsi yang berhasil di bongkar WEP
Key-nya

Jenis enkripsi
yg lainnya yaitu WPA merupakan jenis enkripsi yang mirip dengan WEP Standar
Security Wi-Fi Protocol Access (WPA) 1.0 merupakan sebuah snapshot security
802.11i yang terbaru, mencakup mekanisme TKIP (Temporal Key Integrity
Protocol). Kombinasi antara kedua mekanisme tersebut memberikan enkripsi key
dan authentikasi yang dinamis., jenis metoda enkripsi ini hampir sama dengan
jenis enkripsi yang lain yaitu enkripsi TKIP (Temporal Key Integrity Protocol),

Jika anda ingin
menerapkan system kemanan dengan menggunakan metode enkripsi gunakanlah jenis
enkripsi WPA atau TKIP, karena jenis enkripsi ini agak susah untuk di hacking.
Tapi bukan berarti tidak bisa untuk dihacking, WPA enkripsi bisa juga untuk di
hacking seperti yang dicontohkan pada gambar di bawah ini.

Gambar WPA Enkripsi yang berhasil di bongkar WPA
Key-nya

2.
Pemfilteran Mac Address

Pemfilteran Mac
address merupakan pemfilteran di atas standar 802.11b untuk mengamankan
jaringan. Dalam hal ini setiap Mac address client memiliki alamat fisik yang
pasti berbeda untuk setiap cardnya. Cara kerja system ini yaitu mendaftarkan
alamat mac addressnya agar mendapat otorisasi dari AP saat akan berasosiasi.

Pemfilteran Mac
address ini sebenarnya juga tidak aman bahkan sangat tidak aman, karena Mac
address dapat di ubah/dipalsukan/dispoofing supaya dianggap valid, selain hal
tersebut Mac address yang berasosiasi dengan AP sangat mudah dideteksi keberadaannya
dengan software seperti Airopeek NX, CommView, Omnipeek, Linkferret, Dll tanpa
terlebih dahlu berasosiasi dengan AP, yang ditunjukan pada gambar di bawah.


Gambar Software yang mampu Mendeteksi keberadaan
Mac Address

yang
berasosiasi dengan Access Point

System
keamanan lainnya

Jenis system
keamanan lainnya antara lain:

o Motode
otentikasi lainnya seperti penggunan sistem radius (Remote Authetication
Dial-in User Service) yang membuktikan identitas pengguna dengan menggunakan
otentikasi server untuk menangani kontrol akses.
o Ap Isolation, Disable ICMP
o Disable SSID broadcast
o Disable DHCP server
o Proxy Authentication
o PVN dengan Authentication
o PPPoE dengan Authentication, dan lain-lain

Kebijakan
Kemanan wireless

Sebelum
menentukan kebijakan penggunaan system kemanan wireless, yang harus
diperhatikan agar jaringan wireless tertutup bagi celah.penyusupan, kegiatan
hacking, dan bentuk serangan lainnya, diantaranya :

1. Mengenali
kebijakan penggunaannya apakah untuk corporate, perkantoran kecil, atau
personal/rumahan untuk menentukan jenis kemanan yang ada. Dalam hal ini
menggunakan enkripsi yang efektif..
2. Meninjau kembali system yang digunakan
3. memeriksa kembali konfigurasi perangkat yang digunakan
4. Mengidentifikasi adanya Rogue AP
5. Mengerjakan uji penetrasi dengan mencoba menembus system kemanan jaringan
wireless sendiri untuk mendeteksi celah kemanan yang masih ada.
6. Tidak menyebarluaskan SSID, jika diperlukan.
7. Menggunakan password yang rumit pada AP.
8. Memasang firewall.

Penulis

Rizal Fahmi

http://panyoet.co.cc
r3zal20042yahoo.com
YM : r3zal2004

Juni 12, 2009 Posted by | Uncategorized | Tinggalkan komentar

Pengaturan Jaringan Internet

Penamaan host

Penamaan dalam herarki

penamaan-ip.bmp (28286 bytes)

Penamaan disimpan dan dikelola secara herarkis oleh server Domain Name Service (DNS). DNS pusat (yaitu root) mendelegasikan subdomain ke pengelola subdomain di bawahnya. Demikian seterusnya.
Untuk memperoleh sebuah domain, seseorang harus mendaftar (biasanya dengan biaya) ke pengelola domain di atasnya. Misalnya, untuk memperoleh “unpar.ac.id”, harus mendaftar ke pemegang domain “ac.id”.

Hubungan nama dan alamat dalam TCP/IP disimpan dan dikelola oleh server yang menyediakan pelayanan Domain Name Service (DNS). Penterjemahan nama-alamat dapat dilakukan dua arah dan tidak harus sama.

Misalnya:

  • IP=10.1.1.12 diberi nama intern-12.unpar.ac.id
  • main-router.unpar.ac.id diberi IP=10.1.1.12

Penterjemahan nama ke IP dan sebaliknya dapat dilakukan secara:

  1. Statis dengan menggunakan file “C:\WINDOWS\HOSTS.” (MS-Windows) atau “/etc/hosts” (UNIX, netware), atau
  2. Dinamis dengan DNS server. Akses ke internet menuntut konfiguras dinamis.

Contoh file HOSTS

# baris yang diawali dengan tanda # diabaikan
# kolom-1       kolom-2          kolom-3
# IP            nama-panjang     nama-pendek

# sebaiknya baris berikut ini ada dan tidak diganti
127.0.0.1       localhost

# komputer yang sering dihubungi
10.210.1.2      home.unpar.ac.id        home
10.210.1.1      proxy.unpar.ac.id       proxy
167.205.206.59  www.gema.or.id          gema

# isian berikut ini pasti salah
10.1.1.267  ngeledek.unpar.ac.id    ngeledek

127.0.0.1   mycomputer.mydomain mycomputer

Konfigurasi DNS untuk UNIX ada di file /etc/resolv.conf

Utilitas UNIX: nslookup
Mencari alamat IP dari main-router.unpar.ac.id dan nama dari IP-nya. Setelah selesai, gunakan ^D atau exit.

[gatut@bsd02 gatut]$ nslookup
Default Server:  dhcps.unpar.ac.id
Address: 10.1.3.1

> main-router.unpar.ac.id
Server: dhcps.unpar.ac.id
Address: 10.1.3.1
Name: main-router.unpar.ac.id
Addresses: 10.1.3.1, 10.100.100.10, 10.210.1.7

> 10.1.3.1
Server: dhcps.unpar.ac.id
Address: 10.1.3.1
Name: dhcps.unpar.ac.id
Address: 10.1.3.1

> ngawur.unpar.ac.id
Server: dhcps.unpar.ac.id
Address: 10.1.3.1
*** dhcps.unpar.ac.id can't find ngawur.unpar.ac.id:
Non-existent host/domain

>

Utilitas UNIX: dig
Mencari alamat IP dari main-router menggunakan dig.

[gatut@bsd02 gatut]$ dig main-router.unpar.ac.id
;<<>> DiG 8.2 <<>> main-router.unpar.ac.id
;; res options: init recurs defnam dnsrch
;; got answer:
;; ->>HEADER<<- opcode: QUERY, status: NOERROR, id: 6
;; flags: qr aa rd ra; QUERY: 1, ANSWER: 3, AUTHORITY: 3, ADDITIONAL: 7
;; QUERY SECTION:
;; main-router.unpar.ac.id, type = A, class = IN

;; ANSWER SECTION:
main-router.unpar.ac.id.  1H IN A  10.100.100.10
main-router.unpar.ac.id.  1H IN A  10.210.1.7
main-router.unpar.ac.id.  1H IN A  10.1.3.1

;; AUTHORITY SECTION:
unpar.ac.id.  1H IN NS home.unpar.ac.id.
unpar.ac.id.  1H IN NS student.unpar.ac.id.
unpar.ac.id.  1H IN NS main-router.unpar.ac.id.

;; ADDITIONAL SECTION:
home.unpar.ac.id. 1H IN A  167.205.206.60
home.unpar.ac.id. 1H IN A  10.210.1.2
student.unpar.ac.id. 1H IN A  167.205.206.58
student.unpar.ac.id. 1H IN A  10.210.1.3
main-router.unpar.ac.id.  1H IN A  10.100.100.10
main-router.unpar.ac.id.  1H IN A  10.210.1.7
main-router.unpar.ac.id.  1H IN A  10.1.3.1
;; Total query time: 20 msec
;; FROM: bsd02.unpar.ac.id to SERVER: default -- 10.1.3.1

;; WHEN: Wed Jun 16 16:49:11 1999
;; MSG SIZE  sent: 41  rcvd: 267
[gatut@bsd02 gatut]

Keterangan:

  • Alamat main-router ada 3 buah, yaitu 10.100.100.10, 10.210.1.7, dan 10.1.3.1. Tampak dari jenis record alamat (IN A).
  • Nama host untuk IP 10.1.3.1 adalah dhcps.unpar.ac.id
  • Pemegang domain unpar.ac.id ada di 3 server, yaitu: home.unpar.ac.id, student.unpar.ac.id, dan main-router.unpar.ac.id
  • Masing-masing alamat server tersebut dapat dilihat di “ADDITIONAL SECTION”.

Menelusuri pendelegasian domain dari pusatnya.

Setiap DNS server dapat mengaku memegang kendali atas sejumlah domain. Apabila ada keraguan tentang kepemilikan domain, harus ditelusuri dari pusat pengendali.  Jenis record yang diteliti adalah “SOA” (Start Of Authority) dan diminta domain “root” (titik).

[gatut@bsd02 gatut]$ nslookup
Default Server: dhcps.unpar.ac.id
Address: 10.1.3.1
> set type=soa
> .
Server: dhcps.unpar.ac.id
Address: 10.1.3.1
Non-authoritative answer:
        (root)
        origin = A.ROOT-SERVERS.NET
        mail addr = hostmaster.INTERNIC.NET
        serial = 1999061500
        refresh = 1800 (30M)
        retry   = 900 (15M)
        expire  = 604800 (1W)
        minimum ttl = 86400 (1D)

Authoritative answers can be found from:
(root) nameserver = D.ROOT-SERVERS.NET
(root) nameserver = C.ROOT-SERVERS.NET
D.ROOT-SERVERS.NET internet address = 128.8.10.90
C.ROOT-SERVERS.NET internet address = 192.33.4.12
[ sebagian output dipotong untuk menghemat halaman]
>

Subdomain berikutnya, misalkan “id.” dipegang oleh “ns1.id” bersama sejumlah server pendukung.

> id.
Server: dhcps.unpar.ac.id
Address:  10.1.3.1

Non-authoritative answer:
id
	origin = ns1.id
	mail addr = hostmaster.idnic.net.id
	serial = 1999061605
	refresh = 28800 (8H)
	retry   = 10800 (3H)
	expire  = 604800 (1W)
	minimum ttl = 172800 (2D)
> server hostmaster.idnic.net.id
> ac.id.

nslookup berfungsi untuk menelusuri data berdasarkan jenis record. Beberapa jenis record:

A Adress alamat
CNAME Canonical Name (Alias) Nama lain
HINFO Host Info, CPU, OS Keterangan tentang host, biasanya tentang CPU dan OS
MX Mail eXchange mail server yang dapat digunakan apabila host tidak dapat dihubungi. Biasanya ada beberapa server dengan urutan prioritas.
NS Name Server Server yang melayani permintaan data domain ybs
PTR Pointer Nama host atas alamat IP atau penunjuk menuju informasi lain
SOA Start Of Authority Informasi pemilik otoritas domain
WKS Well Known Service Penyedia layanan

Jenis lainnya dapat dilihat di manual (man nslookup).

Mengkonfigurasi komputer secara terpusat.

BOOTP

Ketika workstation dihidupkan dan “boot from network”, workstation meminta kepada sembarang host yang mau memberikan “program boot”.

Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP)

Penentuan alamat IP dan konfigurasi secara otomatis. Pada saat komputer client dihidupkan, client mengirimkan permintaan “siapa aku” ke jaringan menggunakan alamat broadcast. DHCP server akan memberikan jawaban sesuai dengan alamat NIC dan ketersediaan konfigurasi mencakup alamat IP, subnet mask, default gateway, dan sebagainya. Penggunaan IP dan konfigurasinya memiliki masa pakai (sewa?). Bila masa sewa habis, maka client meminta apakah bisa meneruskan sewa atau menggunakan konfigurasi yang baru. Jika komputer client berpindah ke subnet lain, alamat IP tersebut akan diambil kembali oleh server untuk digunakan oleh komputer lain.

Windows Internet Name Service (WINS)

Penterjemahan alamat-nama (dan sebaliknya) untuk NetBIOS (MS-Windows dan DOS).

  • Pemetaan alamat dan nama secara dinamis: Setiap kali client WINS dihidupkan, client mendaftarkan (registration) namanya ke server. Ketika client WINS dimatikan, client memberitahu server untuk melepas (release) namanya. Dengan demikian client dapat berpindah subnet dan IP dengan mudah dan tetap dalam pemantauan server. Apabila dalam jangka waktu tertentu client tidak memperbaharui statusnya (renewal), client dianggap memutuskan diri dari jaringan (crash, gagal-daya, dsb).
  • Menampilkan daftar komputer: Dengan WINS semua clients (Windows NT, Windows 95, Windows for Workgroups, LAN Manager 2.x, dan MS-DOS menggunakan Microsoft Network Client 3.0) dapat melihat semua client lainnya baik yang ada di dalam network atau di luar subnet di seberang router.
  • Penurunan kebutuhan broadcast: NetBIOS menggunakan broadcast untuk mempublikasikan keberadaan sebuah komputer ke subnetnya. Apabila jumlah komputer dalam jaringan sangat banyak, maka jaringan semakin terbebani dengan “pengumuman” ini. WINS Server menurunkan keperluan akan broadcast, karena permintaan langsung ditujukan ke server daripada ke broadcast. Broadcast tetap muncul apabila permintaan ke WINS server gagal.
  • Peta Jaringan UNPAR

    Peta fisik (yang disederhanakan) jaringan UNPAR seperti dapat dilihat dalam diagram yang direferensikan, terbagi menjadi 2 kelompok:

    1. Akademik-net, mencakup laboratorium komputer di fakultas, warnet, UKM, dsb.
    2. Administrsi-net, pada saat ini hanya terdiri dari satu subnet besar menghubungkan semua unit/biro/fakultas.

    Jaringan akademik (student), sepenuhnya hanya mendukung protocol TCP/IP. Dengan demikian pembentukan subnet lebih mudah. Kebutuhan protocol lain yang melintasi subnet diserahkan pada pengelola router pemilik subnet sepanjang tidak mengganggu “backbone”.

    Jaringan administrasi (home, BAPSI) protocol yang digunakan:

    1. TCP/IP untuk kebutuhan akses internet (intranet menyusul)
    2. IPX/SPX untuk remote boot dan pengolahan data SIM dengan Novell Netware yang ada di BAPSI
    3. NetBEUI untuk sharing printer di berbagai unit/biro/fakultas.

    Atas keragaman protocol, jenis dan jumlah komputer dalam jaringan administrasi, maka perlu persiapan supaya pembagian subnet dapat berjalan dengan lancar.

    Kecepatan transfer dalam jaringan administrasi sudah pada tingkat jenuh. Diameter jaringan sangat besar (jauh), jumlah hub maksimal. Setiap gangguan kecil dalam jaringan menyebabkan penambahan yang berarti bagi beban jaringan.

    Kendala yang harus dipertimbangkan untuk pembagian jaringan:

    1. NetBEUI lintas unit atau ruangan masih belum banyak digunakan. Apabila sudah diperlukan dapat digunakan WINS atau diatasi sementara dengan setting lokal (statis).
    2. Pemisahan subnet akan menambah delay (memperlambat) akses ke jaringan UNPAR-intranet bagi subnet tsb.
    3. Karena sebagian komunikasi menggunakan protocol IPX, perlu router yang me-route IPX. Bila hardware router harganya dirasa cukup mahal dapat diganti dengan PC-router berbasis (Netware, Windows-NT, Linux). Kerugian PC-router: apabila komputer mati mendadak, kemungkinan terjadi kerusakan pada program.
    4. Remote-boot yang terintegrasi dalam workstation menggunakan protocol IPX (Netware). Perlu bootp-relay di setiap server. Penulis belum berhasil menjalankan BOOTP server untuk protocol IPX di server non-netware.

    Juni 11, 2009 Posted by | Uncategorized | Tinggalkan komentar

    1. Pengenalan

    1.1. Cable TV

    Cable TV berasal dari Pennsylvania, USA, sekitar akhir 1940-an. Seorang pemilik toko perabotan di sebuah kota kecil di lembah pegunungan tidak puas akan kualitas sinyal televisi yang diterimanya, hal ini disebabkan karena sinyal sulit masuk ke lembah. Beliau memasang antena besar di puncak gunung, kemudian menarik kabel twin lead antenna ke tokonya. Dan siaran televisi dapat dinikmati oleh kota tersebut, penjualan televisi meningkat pesat. Beliau memperbaiki kualitas tangkapan sinyal dengan menggunakan kabel coaxial dan beberapa amplifier (boosters). Ide ini kemudian dengan cepat tersebar luas, dan digunakan hampir di seluruh pelosok Amerika, dan kini hampir di seluruh dunia.

    Sejak 1970-an sudah dimulai pengembangan teknologi digital melalui jaringan kabel. Kini sebagian besar jaringan televisi kabel di benua Amerika Utara sudah menggunakan kombinasi kabel coaxial dan fibre optic yang umumnya disebut HFC (Hybrid Fibre-Coaxial). HFC memungkinkan kapasitas channel yang lebih banyak dan transmisi dua arah. Kemampuan inilah yang selanjutnya dikembangkan untuk penggunaan cable modem.

    1.2. Cable Modem

    Modem sebetulnya adalah singkatan dari Modulator-Demodulator. Modulate adalah proses penerjemahan data dari digital ke analog sehingga bisa ditransmisikan. Demodulate adalah sebaliknya, proses menerjemahkan dari analog ke digital. Walaupun demikian, cable modem sebetulnya cara bekerjanya lebih menyerupai Network Interface yang digunakan untuk Local Area Network (LAN).

    Modem walaupun hanya memiliki kecepatan sekitar 50 Kilobit per detik, bisa dikatakan tidak dipengaruhi oleh jarak. Lain halnya dengan Ethernet yang memiliki kecepatan 10 atau 100 Megabit per detik tetapi hanya bisa dalam jarak maksimum kurang lebih 1 km. Cable modem berada di tengah-tengah. Kecepatannya berkisar antara 3 hingga 56 Megabit per detik, dan bisa bekerja dalam jarak 100 km atau bahkan lebih.

    Diagram 1
    Diagram 1

    Seperti diilustrasikan dalam diagram di atas, sinyal dari cable tv dipisahkan menjadi dua, satu untuk sinyal televisi dan satu lagi khusus untuk data. Kedua sinyal tersebut tidak akan mencampuri satu sama lainnya.

    Isi Cable Modem

    Walaupun isi cable modem berbeda-beda, pada dasarnya sekarang isinya seperti diilustrasikan di diagram berikut.

    Diagram 2

    • Tuner: yang menguhubungkan langsung ke saluran CATV, umumnya menggunakan diplexer sehingga memungkinkan transmisi masuk dan keluar melalui tuner yang sama. Tuner ini harus berkualitas cukup baik untuk menerima sinyal QAM digital yang termodulasi.
    • Demodulator: sinyal IF yang masuk diterima oleh demodulator yang biasanya terdiri dari penerjemah Analog -> Digital, QAM-64/256 demodulator, MPEG frame synchronization, dan Reed Solomon error correction.
    • Burst modulator: mengirim sinyal keluar melewati tuner, melakukan encoding Reed Solomon, modulasi QPSK/QAM-16 dari frekuensi tertentu, dan penerjemah Digital -> Analog.
    • AC: Media Access Control, bertugas untuk melakukan ranging yang sangat mirip dengan protokol satelit.
    • Interface: bisa Ethernet, PCI Bus, USB, atau yang lainnya.

    Kecepatan data downstream (yang masuk) rata-rata berkisar antara 4-56 Megabit per detik. Sedangkan kecepatan upstream (yang keluar) berkisar antara 256 Kilobit hingga 3 Megabit per detik. Catatan: satu byte sama dengan delapan bit.

    Berikut ini perbandingan kecepatan download sebuah file berukuran 10 Megabyte dalam kondisi internet ideal:

    KECEPATAN/JENIS MODEM WAKTU TRANSFER
    14400 bps telephone modem 1,5 jam
    28800 bps telephone modem 46 menit
    56000 bps telephone modem 24 menit
    128000 bps ISDN modem 10 menit
    1,54 Mbps koneksi T1 52 detik
    4 Mbps cable modem 20 detik
    10 Mbps cable modem 8 detik

    Catatan: M = mega, bps = bit per second, 1 byte = 8 bit

    Kecepatan transfer data banyak dipengaruhi oleh:

    • Kecepatan komputer anda.
    • Perangkat keras dan lunak yang mengatur alur data antara jaringan dan internet
    • Kepadatan lalu-lintas internet yang melalui backbone internet dari penyedia jasa internet
    • Kemampuan dan kecepatan dari server di mana anda meminta/mengkases data
    • Jumlah pengguna yang mengakses suatu server pada saat yang bersamaan

    Pada umumnya cable modem tidak membutuhkan software khusus dari sisi pelanggan. Selama Operating System yang digunakan bisa mengenali dan menggunakan Network Interface Card seperti layaknya jaringan lokal, maka seharusnya tidak ada masalah.

    Hingga artikel ini ditulis, belum ada standar internasional untuk cable modem. Di US digunakan standar MCNS, sedangkan di Eropa digunakan standar DVB/DAVIC, dan ada lagi IEEE 802.14 yang masih gagal pada ronde pertama untuk membuat standar, tapi sedang berusaha membuat standar untuk sistem cable modem generasi ketiga.

    1.3. Jaringan Internet

    Topologi jaringan cable modem menyerupai bentuk tree yang memiliki induk bercabang-cabang.

    Diagram 3
    • a: cable modem dari sisi penyedia jasa CATV
    • b: cable modem dari sisi pelanggan

    Penyedia jasa televisi kabel yang harus menyediakan jasa internet dengan menghubungkan diri dengan penyedia jasa backbone internet yang lebih besar. Idealnya menggunakan koneksi OC-3 (155 Megabit per detik) atau bahkan multiple redundant OC-3 untuk mencukupi kebutuhan bandwidth dari banyak pelanggan.

    Pelanggan akan seperti berada di dalam jaringan lokal (LAN) yang sangat luas, di mana jaringan lokal ini terhubung dengan internet. Karena itu masalah keamanan jaringan juga menjadi sangat penting, komputer pelanggan yang berada dalam jaringan bisa diakses dari dunia luar (internet) maupun dari dalam jaringan lokal itu sendiri (tetangga). Karena tidak menutup kemungkinan bahwa komputer pelanggan tersebut berlaku sebagai server, maka penjagaan keamanan komputer juga harus diperlakukan layaknya sebuah server, terutama jika pelanggan memang “membuka” komputernya untuk dijadikan web/FTP server pribadi, misalnya. Tapi harap diingat bahwa kecepatan transfer data tidak simetris, upstream jauh lebih kecil daripada downstream, jadi tidaklah efektif jika tujuan utama seseorang berlangganan adalah untuk membuka web server dengan load yang tinggi (untuk load sangat minimum mungkin masih memadai).

    2. Perbandingan

    Perbandingan ini dilakukan oleh penulis berdasarkan harga yang berlaku pada umumnya di kota tempat tinggal penulis yaitu Winnipeg, Manitoba, Canada.

    2.1. Cable Modem vs. Telephone Modem

    Melihat sejarah cable modem, bisa dikatakan bahwa sasaran utamanya adalah rumah tangga. Di benua Amerika Utara, lebih dari 50% rumah tangga memiliki atau berlangganan televisi kabel. Maka tidak heran jika cable modem adalah alternatif utama pengganti telephone modem yang sudah mulai terasa lambat, hampir tidak mampu lagi memenuhi kebutuhan internet masa kini yang sudah semakin penuh dengan grafik dan multimedia yang ukurannya tidak tanggung-tanggung.

    Seperti tertulis di tabel perbandingan antara kecepatan download beberapa jenis koneksi, untuk mendownload file berukuran 10 MB memakan waktu 24 menit, sedangkan dengan cable modem berkecepatan 4mbps file yang sama bisa diambil dalam waktu sekitar 20 detik. Dari segi kecepatan download, tampak jelas sekali perbedaannya (56000 vs. 4 Megabit per detik). Untuk kecepatan upload tidak sejauh itu perbedaannya, namun demikian perbedaannya masih tetap besar, karena untuk telephone modem maksimal 33600 bit per detik dibandingkan dengan cable modem sekitar 256 Kilobit per detik.

    Seperti anda perhatikan dari tabel di atas, memang untuk biaya instalasi pertama cable modem lebih mahal daripada telephone modem, tetapi untuk jangka panjang, cable modem adalah alternatif yang tidak terlalu berbeda jauh biayanya dengan telephone modem tetapi jauh lebih cepat, terhubung 24 jam, dan tidak membutuhkan line telepon.

    2.2. Cable Modem vs. DSL

    DSL adalah kependekan dari Digital Subcriber Line. DSL adalah pesaing utama cable modem untuk saat ini. Ditinjau dari segi kecepatan dan biaya tidak berbeda jauh dengan cable modem. Di Winnipeg, tempat penulis berada, setahu penulis baru tersedia ADSL (Asymmetric DSL), itu pun hanya untuk daerah-daerah tertentu yang jaringan kabel teleponnya sudah diupgrade atau memiliki enhancement tertentu.

    ADSL tidak membutuhkan saluran telepon kedua, anda bisa menelepon teman pada saat yang bersamaan juga terkoneksi ke internet, melalui satu saluran telepon yang sama. Hal ini dimungkinkan karena sistemnya bisa membedakan antara transmisi data dengan frekuensi tinggi dan transmisi suara pada frekuensi rendah.

    Sistem ini masih membutuhkan penyedia jasa internet sendiri, dan pada umumnya ada kerja sama khusus antara penyedia jaringan telepon dan penyedia jasa internet. Saat artikel ini ditulis, pelanggan harus membayar iuran baik ke penyedia jasa internet maupun ke penyedia jasa telepon untuk berlangganan ADSL.

    Kecepatan ADSL tidak terlalu jauh berbeda dengan cable modem, di mana kecepatan downstream (data masuk) maksimum 1,5 Megabit per detik, dan kecepatan upstream (data keluar) berkisar antara 64 Kilobit per detik. Namun para pembuat teknologi ADSL mempunyai rencana untuk mengembangkan modem dengan kecepatan 52 Megabit per detik, kurang lebih 50 kali lebih baik dari apa yang ada sekarang.

    2.3. Perbandingan Harga

    Sekarang mari kita tinjau dari segi biaya.

    Biaya yang hanya dibayar sekali:

    Keterangan Telephone Modem ADSL Cable Modem
    Modem 56k/v.90 $50-$120 $0 $0
    Ethernet/NIC $0 $25-$150 $25-$150
    Upgrade saluran telepon $0 $100 $0
    Pemasangan $0 $30-$50 $60-$100
    TOTAL $50-$120 $155-$300 $85-$250

    Biaya bulanan:

    Keterangan Telephone Modem ADSL Cable Modem
    Iuran ISP $15-$25 $20-$251) $40-$602)
    Sewa modem $0 $20-$25 $02)
    Iuran telephone $20-$30 $25-$55 $0
    TOTAL $35-$55 $65-$105 $40-$60

    Catatan:

    • 1) transfer tidak dibatasi, satu email tambahan, dan static IP address.
    • 2)Iuran ISP untuk cable modem sudah termasuk biaya sewa cable modem, umumnya lebih dari satu (tiga hingga lima) account email POP3, dua hingga lima MB personal web space di server ISP. Sedangkan untuk telephone modem adalah account dial-up unlimited dan umumnya hanya satu account email POP3.
    • Biaya berdasarkan servis residensial (rumah tangga), untuk servis bisnis, biasanya lebih mahal.
    • Iuran telepon lokal di Winnipeg (dan di kota-kota besar di benua Amerika Utara pada umumnya) adalah flat rate, artinya TIDAK diukur berdasarkan pemakaian (pulsa maupun waktu), tetapi pelanggan hanya membayar iuran tetap bulanan saja.

    3. Keuntungan dan Kerugian

    3.1. Keuntungan

    Keuntungan dari akses internet lewat cable modem juga meliputi semua keuntungan koneksi internet dengan menggunakan telephone modem yang umum digunakan saat ini untuk rumah tangga, namun tidak lagi dibutuhkan saluran telepon untuk internet, sehingga saluran telepon tidak selalu sibuk, ditambah lagi dengan kecepatannya yang tinggi, dan waktu koneksi yang tidak dibatasi. Namun hal yang terakhir ini bisa juga merupakan kerugian jika ditinjau dari sisi lain, hal ini akan kita bahas kemudian.

    Satu lagi keuntungan yang agak menonjol dari cable modem adalah bahwa satu cable modem bisa dipakai bersama-sama oleh beberapa komputer sekaligus, misalnya jika anda mempunyai lebih dari satu komputer di rumah yang terhubung dengan jaringan lokal kecil-kecilan, maka seluruh jaringan tersebut bisa menikmati internet juga. Hal ini biasanya dilakukan dengan memasang sebuah Hub ke cable modemnya, kemudian komputer-komputernya dihubungkan ke Hub tersebut. Tentu saja anda bisa juga melakukan hal ini dengan telephone modem biasa, tetapi ukuran bandwidthnya jauh lebih kecil daripada cable modem, sehingga tidak efektif karena hanya sedikit data yang bisa lewat dalam satu saat, apalagi jika komputernya cukup banyak.

    Selain digunakan di rumah tangga, tentu saja cable modem memiliki peluang besar untuk digunakan di area lain, misalnya bisnis. Kantor-kantor yang masih menggunakan ISDN atau teknologi lain yang sekelas dengan cable modem tetapi lebih mahal, akan sangat senang jika ada solusi cable modem dengan harga yang lebih murah.

    Penulis mempunyai pendapat bahwa negara yang cerdik dan akan maju adalah negara yang menanam investasi besar untuk sektor pendidikan. Contoh penggunaan cable modem di institusi pendidikan dan penelitian adalah perpustakaan virtual, di mana semua buku disalin ke dalam format digital, mungkin dalam bentuk CD-ROM, atau database yang sangat besar, kemudian bisa diakses dari mana saja melalui cable modem, proses penelitian dan belajar bisa lebih cepat, karena mudahnya mendapatkan informasi. Pengguna bisa melakukan pencarian terhadap subjek tertentu dari semua buku yang ada, bahkan bisa mencari suatu kata/frase tertentu. Yang lebih penting lagi, informasi ini bisa disebarluaskan dengan mudah dengan adanya cable modem ini, bayangkan jika perpustakaan virtual ini bisa dijangkau dari seluruh pelosok nusantara, ditambah lagi dengan banyaknya informasi lain yang bisa digali dari internet.

    3.2. Kerugian dan solusinya

    Apabila anda tidak ingin seluruh anggota keluarga, terutama anak-anak, untuk mengakses internet tanpa pengawasan (atau di luar jam-jam yang ditentukan), ini adalah hal yang patut dipertimbangkan.

    Masalah ini tidak terlalu sulit dipecahkan jika anda menggunakan Operating System yang menggunakan konsep multi-user, seperti misalnya Linux, di mana anda bisa membuat beberapa user (mungkin sejumlah anggota keluarga anda), yang masing-masing diberi hak berlainan. Namun tentunya pengguna Operating System seperti itu belum banyak untuk rumah tangga yang pada umumnya menggunakan Operating System Windows atau Macintosh.

    Solusi lainnya mungkin tidak seefektif jika anda menggunakan OS multi-user, tetapi biasanya dilakukan melalui pembatasan dari program pengakses internet, contohnya web browser (misalnya Netscape atau Internet Explorer) dan program percakapan (misalnya mIRC), yaitu dengan memasang password, yang hanya diketahui oleh anda, untuk menjalankannya, maka setiap anggota keluarga lain akan menggunakan internet, harus dengan ijin anda. Sepengetahuan penulis ada beberapa program shareware yang memang bertujuan untuk memasang password untuk menjalankan program-program tertentu. Program-program shareware bisa dicari di Download.com.

    Kekurangan lain dari cable modem adalah kecepatan upstream (data keluar) yang tidak sebanding dengan kecepatan downstream (data masuk), hal ini membuat cable modem kurang sesuai jika dijadikan pilihan utama untuk membuka server, misalnya web atau FTP server. Jika anda benar-benar membutuhkan koneksi yang memadai untuk server, maka Anda sepertinya membutuhkan koneksi T1 atau yang lebih baik.

    4. Sumber Informasi Lain


    Dokumen ini adalah hak cipta Ronny Haryanto. Distribusi ulang diperbolehkan selama catatan hak cipta ini diikutsertakan di setiap salinan. Dokumen ini pertama kali ditulis untuk majalah ELEKTRO Nomor 24, Tahun V, Januari 1999.

    Juni 11, 2009 Posted by | Uncategorized | Tinggalkan komentar

    1. Apa itu internet?

    • Internet merupakan jaringan rangkaian komputer [ networking ] dengan rangkaian komputer lain di seluruh dunia. Internet berguna untuk kita berkomunikasi dan bertukar informasi, file, data, suara, gambar dan sebagainya antara individu dan manusia diseluruh dunia.
    • Internet – adalah sebuah sistem komunikasi global yang menghubungkan komputer-komputer dan jaringan-jaringan komputer di seluruh dunia. Setiap komputer dan jaringan terhubung – secara langsung maupun tidak langsung – ke beberapa jalur utama yang disebut internet backbone dan dibedakan satu dengan yang lainnya menggunakan unique name yang biasa disebut dengan alamat IP 32 bit. Contoh: 202.155.4.230 .
    • Dengan ber INTERNET kita dapat memperoleh berbagai informasi apa saja dimana saja dan kapan saja [ no limit, anywhere and anytime ]. Anda tinggal ke search engine Dunia seperti Yahoo dan google. Ketik kalimat yang Anda ingin cari maka akan ditampilkan alamat website yang memberikan informasi tersebut.
    • Komputer dan jaringan dengan berbagai platform yang mempunyai perbedaan dan ciri khas masing-masing (Unix, Linux, Windows, Mac, dll) bertukar informasi dengan sebuah protokol standar yang dikenal dengan nama TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).
    • TCP/IP tersusun atas 4 layer (network access, internet, host-to-host transport, dan application) yang masing-masing memiliki protokolnya sendiri-sendiri.
    • Dengan internet kita dapat …
      • Berkomunikasi koresponden surat-menyurat dengan menggunakan e-mail
      • Memperoleh informasi dengan menerusi World Wide Web(WWW)
      • Memindah file dengan menerusi File Transfer Protocol (FTP)
      • Video streaming yaitu dengan fasilitas ini kita dapat nonton file video, radio online dan sebagainya di komputer
      • Akses dan control komputer jarak jauh (remote login) menerusi Telnet
      • Berkomunikasi online/langsung seperti sms di handphone hanya di sini bedanya kita dapat bercakap langsung dengan beberapa orang sekaligus dengan menggunakan Internet Relay Chat (IRC)
      • Kemudian terdapat chating lain yang baru yang memungkinkan kita chatting dengan langsung dapat melihat gambar orang yang sedang chat juga ( technologi video streaming ) yaitu dapat kita gunakan MSN ( yahoo messenger / hotmail messenger )
      • Kelompok yang menggunakan Newsgroup sebagai wadah pemberitaan
      • Mengadakan forum elektronik, sebuah forum yang dapat di baca umum dan dapat kita komentari
      • Untuk perusahaan dapat dipergunakan untuk central transaction controller, seperti ATM, credit card dan sebagainya langsung connect ke server perusahaan tersebut dengan bantuan jalur internet
      • Dan technology yang terbaru adalah VOIP yaitu dapat bertelepon dengan kemana  saja dengan bantuan jalur internet [ sehingga telepon pun menjadi lebih murah ]
    • Oleh sebab itu internet sangat – sangat berguna di masa sekarang dan yang akan datang. Seperti yang telah di ramalkan oleh Bpk Microsoft kita Mr Bill Gates bahwa suatu saat setiap rumah akan memiliki komputer seminim-minimnya 1 dan akan saling terhubung melalui jaringan internet. Jika Anda tergolong orang yang masih awam mengenai komputer maka Anda harus cepat-cepat belajar karena dunia masa depan adalah dunia informasi. Dengan teknologi internet ini maka informasi apa saja dapat Anda peroleh dalam sekejap mata.

    to the Top 2. Sejarah Singkat

    • Sejarah internet bermula ketika beroperasinya jaringan ARPANET pada tahun 1969. Jaringan ARPANET pertama tersebut hanya menghubungkan empat host komputer dan besar bandwitdh-nya hanya 50kbps.
    • Untuk lebih jelas, berikut ini diuraikan timeline perkembangan internet sejak berdirinya sampi dekade 90-an menurut sejarah DUNIA :
      – Tahun 1967 – 1970
      Lawrence G. roberts dari machusetts of Technology (MIT) mempre-sentasikan rencana
      pembangunan ARPANET.
      – Tahun 1968
      proposal ARPANET dibuat untuk memulai proyek tersebut.
      – Tahun 1970
      Host ARPANET mulai menggunakan NPC (Network Control Protocol).
      – Tahun 1971-1988
      Roy Tomlinson dari BNN menciptakan progam E-mail.
      – 1975
      steve walker membuat mailling list.
      – 1979
      Tom Truscott dan Jim Ellis memperkenalkan USENET.
      – 15 maret 1985
      Syimbolic.com tercatat sebagai domain pertama.
      – 1988
      Internet Relay chat (IRC) diciptakan oleh Jarkko Oikrane
      – 1986
      National Science Foundation (NSF) Backbone dibentuk.
      – 1996
      Internet World Expo.
      – 2003
      doc type xhtml, W3C, CSS, RSS, ATOM, blogs.
      – 2006
      &      WEB 2.0 World Expo.
    • Sedangkan sejarah di INDONESIA internet berawal dari :
      1992 – Berawal dari BPPT – UI – LAPAN.
      Terbentuk Paguyuban – teknologi packet radio sebagai basis untuk network regional.
      1994 – Indointernet sebagai ISP komersial pertama.
      1996 – paling tidak 20 ISP komersial & 40 ISP menunggu ijin operasi
      2004 – Telah lebih dari 20 ISP, dan koneksinya telah bertambah banyak [ dial up, Lease line, ADSL, Cable, Handphone / GPRS, WI FI dan sebagainya ]

    to the Top 3. Contoh Jaringan Internet

    • sumber ilustrasi dari CBN
      dial up network
      begitu juga dengan komputer lain [ semua harus dikoneksikan melalui suatu alat baik itu melalui MODEM dial up, ADSL, Cable, Radio, Wave , Satelite dan handphone ] Penerima dan pemakai semua terhubung melalui alat-alat seperti diatas. dan harus berlangganan dengan salah satu provider yang menyediakan internet [ ISP / Internet Service Provider ].

    to the Top 4. Berbagai Jenis Koneksi internet pada umumnya

    • Dial up = Menghubungkan komputer ke internet melalui sambungan jaringan line telepon. Dengan menggunakan sebuah modem dial-up. Saat online [ connect ] maka telepon tidak dapat digunakan. Perhitungan pulsa telepon berjalan + biaya internet dari provider.  max Kecepatan 56kb.
    • Broadband = Menghubungkan komputer ke internet melalui sambungan jaringan kabel tv, dengan menggunakan modem broadband. Saat online dapat sekaligus nonton tidak berpengaruh. Dan biaya lebih hemat cukup membayar abodemen tv cable + biaya internet provider untuk 24 jam online [ no limit ]. kecepatan mulai dari 64kb – 256kb.
    • ADSL = Menghubungkan komputer ke internet melalui sambungan jaringan line telepon juga. Namun ADSL menggunakan teknologi yang lebih modern.  Saat online jalur telepon tidak terganggu, dapat digunakan dalam kebersamaan. Biaya cukup membayar provider internet dengan sistem perhitungan berdasarkan besarnya kilobyte  yang digunakan, koneksi 24 jam online. Kecepatan mencapai 512kb.
    • HANDPHONE = Menghubungkan komputer ke internet melalui sambungan jaringan handphone. Dapat dihubungkan melalui Bluetooth maupun usb cable data. Saat online jalur telepon juga tidak terganggu. Bisa menggunakan jaringan GSM maupun CDMA. GSM dapat lebih cepat dengan teknologi 3G atau bahkan teknologi terbaru high speed 3,5G. Sedangkan CDMA menggunakan teknologi CDMA 2000 1x hampir setara dengan 3G. Perhitungan biaya hampir sama semua yaitu menggunakan sistem perhitungan per kilobyte. Kecepatan mulai dari 64kb – 2mb.

    to the Top 5. Cara koneksi melalui dial-up

    • Anda telah mengerti internet dan ilustrasi jaringannya, kini bagaimana Akses / connect ke internet?? Cara termudah adalah dengan melalui jaringan telepon. dan ISP yang kita gunakan adalah telkom, karena dengan menggunakan telkom Anda tidak perlu register ke ISP lagi. ISP di Indonesia seperti CBN, Centrin, Radnet, linknet, dll…
    • Namun biasanya menggunakan ISP  koneksi internet dapat lebih cepat dan leibh murah. Disini kami akan memberikan contoh langsung akses melalui telkomnet Langkahnya adalah sebagai berikut :bullet Telah tersedia modem di komputer Anda, jika belum Anda dapat membelinya. Untuk saat ini sudah cukup murah yaitu berkisar dibawah 100rb-an sudah dapat. Modem Dial-up v9 56kb.
      bullet Jaringan Line telepon dari telkom / bukan ratelindo dan lainnya….
      bullet Kemudian setting di PC Anda adalah di set new connection dan pilih internet with dial up connection Isi dibawah ini [ yang lain tidak perlu di isi selain yang tertulis dibawah ini ]

      • Nomor Akses : 0809 8 9999
      • User Name : telkomnet@instan
      • Password : telkom
    • cukup dengan nomor dial up username dan password, langsung Anda dapat connect ke internet
      • Tarif berkisar  : Rp 165,-/menit (sudah termasuk pulsa telepon+ Internet)
      • Kecepatan max : 56 Kbps (V.90)
    • Apakah jaringan telepon saya sudah bisa akses Telkomnet Instan ?
      Cukup mudah untuk mengetahuinya. Angkat telepon, terus tekan 0809 8 9999 dan tunggu beberapa puluh detik. Jika terdengar bunyi modem (seperti suara faks), maka Anda dapat langsung masuk dunia cyber. Jika belum punya komputer, belilah komputer termasuk modem V.90. Jangan lupa minta toko komputer untuk sekaligus setting Telkomnet Instan. Apabila Anda
    • masih bingung Anda dapat akses Q & A telkom.

    to the Top 6. Cara koneksi melalui handphone

    • Untuk saat ini ada 4 CDMA di Indonesia yang dapat digunakan
      Star one = Username : startone | Password : indosat
      Flexy
      = Username : telkomnet@flexi | Password : telkom
      Fren = Username : m8 | Password : m8
      Esia = Username : esia | Password : esia
      Semuanya menggunakan nomor dial yang sama yaitu #777

    Selamat menjelajah di Duniacyber.com
    ” Indonesia Exclusive FREE Advertising, Event and  Link Portal ”

    DuniaCyber.Com
    July – 2007

    Juni 11, 2009 Posted by | Uncategorized | Tinggalkan komentar

    Hello world!

    Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

    Juni 8, 2009 Posted by | Uncategorized | 1 Komentar